Puncak De Corlano, ‘Surga’ alam di Manado

Puncak De Corlano, ‘Surga’ alam di Manado
Spread the love

Lidik.net, Manado – Luar biasa, itulah kesan awal saat menginjakkan kaki di Puncak De Corlano. Suatu kawasan property yang berada di wilayah pebukitan tinggi Jalan Kayu Bulan Tanah Ratan, Malalayang I Timur, Kecamatan Malalayang.

Sementara terpesona dengan indahnya areal yang masuk dalam lokasi Theresia Residence ini, anda langsung disuguhi pemandangan yang sangat memanjakan mata. Eksotisnya Teluk Manado terpampang di depan mata, lengkap dengan jejeran Pulau Manado Tua, Bunaken, dan pulau-pulau kecil disekitarnya.

Dari atas ketinggian lokasi ini, Kota Manado terpampang indah.
Beralih pandang ke sekeliling, ribuan pohon kelapa berayun perlahan di bagian daunnya seakan menyapa selamat datang di sela-sela tegarnya pegunungan Bantik nan hijau.

Bercengkerama di lokasi ini sungguh membuat waktu berlalu begitu cepat. Hembusan angin nan sejuk seperti memijat kalbu. Belum lagi selesai angin membelai, sebuah bangunan apik nan unik menyeruak rasa. Chapel De Corlano begitu unik sebagai tempat mengikat kasih dua insan. Ya, lokasi ini sering dijadikan tempat penyelenggaraan pernikahan. Weeding Chapel diatas ketinggian berbalut keindahan alam. Sekali lagi, luar biasa !

Tak hanya sampai disitu, Puncak De Corlano sering dijadikan lokasi penyelenggaraan rapat, pertemuan, rekreasi, serta beragam kegiatan lain. Pengelola kawasan, Mukti Sengkey mengatakan, pemilihan lokasi tersebut semata-mata untuk memanjakan pengunjung yang menggelar hajatan disitu. “Konsep alam nan nyaman menjadi komitmen kami untuk memanjakan pengunjung. Ibarat kami memberi ‘surga’ demi masyarakat Manado dan luar daerah yang menggunakan fasilitas kami,” jelas Mukti.

Dijelaskannya, pengelola tengah mempersiapkan hunian eksklusif Theresia Residence sebagai induk kawasan lengkap dengan fasilitas sport hall, dan lain sebagainya. Tak salah jika melirik lokasi inapan keluarga disini jika telah disiapkan. Kawasan property yang tak ada duanya di Manado.

Baca juga:   Ini Jawaban Arogan Dirut Pasar Fery Keintjem Pada Wartawan

Berada disini memang membuat kita terasa seperti bangsawan yang dimanja. Kontras dengan nama Puncak De Corlano yang berasal dari bahasa Bantik ‘Kulano’ yang berarti raja atau sultan.

Jika ingin sekedar berkunjung dan memanjakan mata, pengunjung tak akan dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Untuk mencapainya hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit berkendara dari Pusat Kota Manado melalui Jalan Kayu Bulan Malalayang Timur. Terdapat penunjuk jalan yang dipasang di beberapa lokasi untuk mencapai Puncak De Corlano sehingga pengunjung tidak takut tersesat. (Red)

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini