Terbukti Main Mobil Bodong, Aipda Servin Mamonto Di Vonis 6 Bulan Penjara !!!

Terbukti  Main Mobil Bodong, Aipda Servin Mamonto Di Vonis 6 Bulan Penjara !!!
Spread the love

LIDIK.NET – MANADO – Sidang penggelapan, menjual kendaraan yang murah namun tanpa surat kepemilikan sah atau dengan istilah mobil bodong, yang menjerat oknum polisi Aipda servin Mamonto alias Servin, divonis enam bulan penjara, PN Manado, Selasa (15/01/2019) sekitar pukul 15.45 WITA.

Sidang dengan majelis hakim yang dipimpin, Betsy Matuankotta SH MH, dkk.

“Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penadah, sebagaimana dalam dakwaan kedua, 480 ayat (1) jo 55 ayat (1) ke -1 KUHP, ” Ujar Ketua Majelis Matuankotta.

Usai membacakan putusan, baik terdakwa dan JPU menerima putusan.

Sebelumnya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mudeng Sumaila telah menuntut terdakwa, 10 bulan pidana penjara.

Untuk Diketahui bahwa terdakwa ditangkap atas laporan masyarakat atas dugaan penggelapan mobil, yang kemudian berbuntut STNK diduga palsu.

Adapun status kendaraan merupakan objek jaminan fidusia, perusahaan pembiayaan pihak Finance Adira di Kotamobagu pemilik berasal dari Bolaang mongondow utara, status mobil kredit macet.

Dalam dakwaan JPU kasus terjadi ini, April 2018. Berawal dari seorang pria berinisial ALL (DPO) menghubungi Terdakwa Servin, untuk menjual mobil Pick Up Mitsubishi yang masih berstatus kredit tanpa STNK.

Keduanya pun bertemu dan terjadi jual beli mobil. Satu minggu kemudian, ALL menawarkan kepada Terdakwa tentang pembuatan STNK palsu. Dalam pembuatan STNK ALL meminta dana sekitar Rp4,5 juta.

Singkatnya, mobil dan STNK palsu, kemudian dijual kembali Terdakwa Servin, kepada saksi Judin. Mobil tersebut dijual seharga Rp22 juta, ditambah pengurusan STNK kendaraan Rp4,75 juta.

Kasus ini terkuak setelah kendaraan tersebut, tertangkap dalam operasi kepolisian di Bolmut, pada Bulan Juli 2018. Setelah dicek, rupanya nomor kendaraan dan surat-surat kendaraan telah ada terdaftar dengan nama yang lain.

Baca juga:   Residivis Curanmor Dan Curanik "Ngesot" Ditangan Tim Paniki

Lebih lanjut, surat-surat kendaraan ternyata palsu. Pihak Polda Sulut yang mengusut kasus ini segera memanggil Saksi Judin. Dalam keterangannya, Judin mengaku kendaraan tersebut dijual oleh Terdakwa Servin dan servin mamonto ini memang sudah lama bermain mobil bodong barubkali ini dia terjerat hukum. Ada bnyak mobil putus alias bodong yang masuk ke tangan servin namun saat di periksa tim polda unit unit kendaraan itu semua sudah di pindah tangankan dan Bripka Servin ini termasuk polisi yang lihai dalam dunia mobil bodong.
( red )

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini