Teroris Tuban Jawa Timur merupakan anggota Jamaah Ansaru Daulah

Teroris Tuban Jawa Timur merupakan anggota Jamaah Ansaru Daulah
Spread the love

LIDIK, Jawa Timur, Tuban – Tujuh teroris pelaku penyerangan pos polisi di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban merupakan anggota Jamaah Ansaru Daulah (JAD) yang berasal dari Semarang. Para teroris tersebut diketahui anggota kelompok teroris yang melakukan serangan di Jalan MH Thamrin, Jakarta awal 2016 lalu.

” Sebelumnya 3 kelompok JAD kita tangkap di Lamongan. Aksi tadi pagi bentuk balas dendam,” ungkap Kapolda Jatim, Irjen  Machfud Arifin di Mapolres Tuban, Sabtu (8/4/2017).

Dia mengatakan, mobil Terios berplat H 9037 BZ yang digunakan para pelaku ini adalah mobil sewaan sehingga para pelaku dengan tenang meninggalkannya di pinggir jalan.

” Untuk kepentingan Identifisikasi jenazah pelaku teroris langsung kami kirim ke RS Bhayangkara di Surabaya,” jelas  Machfud Arifin.

Untuk diketahui, tujuh orang melakukan serangan dengan senjata ke pos polisi di Kecamatan Jenu, Tuban, kemarin. Namun, serangan itu gagal lantaran tidak ada anggota polisi yang menjadi korban.

Sebaliknya, enam anggota kelompok tersebut tewas usai terjadi baku tembak setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan aparat. Para pelaku itu tewas di Desa Suawalan,Kecamatan Jenu,Tuban.

Ada Enam pistol rakitan diamankan dari enam terduga teroris yang tewas setelah baku tembak dengan polisi. Selain itu turut diamankan, sebuah paspor, peta Jateng, Jatim dan Jabar, 5 sangkur, 5 ponsel nokia, buku pendidikan militer, 43 butir peluru ukuran 9 milimeter, 4 butir peluru ukuran 38 milimeter, 6 buah jaket, celana panjang 3 potong, 2 rompi, STNK mobil Terios, HT, 5 sangkur, topi, tas ransel dan sarung tangan.

Kriminalitas

Baca juga:   Astaga !!! PNS Perhubungan Pemkab Minut Diduga Tipu Warga Sebesar 83 Juta

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini