WALIKOTA MEDAN DI OTT KPK Karena Perjalanan Dinas ke Jepang Bawa Anak Istri

WALIKOTA MEDAN DI OTT KPK Karena Perjalanan Dinas ke Jepang Bawa Anak Istri
Spread the love

JAKARTA – LIDIK.NET – KRONOLOGI KPK Ciduk Wali Kota Medan, Berawal dari Perjalanan Dinas ke Jepang Bawa Anak Istri

Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin menggunakan rompi oranye dan tangan diborgol, seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019) dini hari. KPK menahan tiga tersangka, yakni Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin, Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar, dan Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari dalam kasus dugaan suap perjalanan dinas.

KOMISI Pemberantasan Korupsi menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019.

Tiga tersangka itu, kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, adalah Wali Kota Medan 2014-2015 dan 2016-2021 Tengku Dzulmi Eldin (TDE).

Lalu, Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar (SFI), dan Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari (IAN).

“Setelah melakukan pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP, dilanjutkan dengan gelar perkara.”

“Maka, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi dugaan penerimaan suap terkait proyek dan jabatan oleh Wali Kota Medan 2014-2015 dan 2016-2021,” kata Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Kata Saut Situmorang, pada 6 Februari 2019, Tengku sebagai atasan, langsung mengangkat Isa sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Medan.

Setelah pelantikan Isa, Tengku diduga menerima sejumlah pemberian uang dari Isa sebagai uang ucapan terimakasih atas jabatannya.

Isa memberikan uang tunai sebesar Rp 20 juta setiap bulan pada periode Maret-Juni 2019.

Pada 18 September 2019, Isa juga memberikan uang senilai Rp 50 juta kepada Tengku.

Baca juga:   Korupsi Pemecah Ombak, Curiga Ada Jaksa Nakal, 2000 Personil LMI Akan Demo Kejati Sulut

Pada Juli 2019, sambung Saut Situmorang, Tengku melakukan perjalanan dinas ke Jepang didampingi beberapa kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Perjalanan dinas ini dalam rangka kerja sama sister city antara Kota Medan dan Kota Ichikawa di Jepang.

Dalam perjalanan dinas tersebut, di luar rombongan Pemerintah Kota Medan, Tengku mengajak serta istri, 2 anak, dan beberapa orang lainnya yang tidak berkepentingan.

Keluarga Tengku bahkan memperpanjang waktu tinggal di Jepang selama 3 hari di luar waktu perjalanan dinas.

Di masa perpanjangan tersebut, keluarga Tengku didampingi Kasubbag Protokol Pemerintah Kota Medan Syamsul Fitri Siregar.

hal inilah yang mengakibatkan pembengkakan anggaran pemkot dan akhirnya mulai meminta kepala dinasnya mencari uang untuk menutupi tagihan mereka.

( red)

admin conect to Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, Kajagung, KPK, BNN, Cyber Pungli

LIDIK.NET adalah media online yang tegas dalam mengungkap skandal korupsi di negeri ini