KUTACANE — Arus banjir yang menggenangi badan jalan dan permukiman warga di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, mengganggu aktivitas masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, Kapolsek Bambel Iptu Yusnaidi bersama personelnya turun langsung membantu warga dan pengguna jalan melintasi kawasan yang tergenang, Minggu (25/10/2026).
Personel kepolisian membantu pengendara roda dua dan pejalan kaki melewati jalan yang terendam air. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memastikan masyarakat dapat melintas dengan lebih aman.
Luapan air dari kawasan jembatan turut menggenangi badan jalan lintas hingga memasuki permukiman penduduk. Kondisi tersebut membuat mobilitas warga terganggu dan meningkatkan risiko bagi masyarakat yang melintasi lokasi banjir.
Tak hanya membantu pengguna jalan, Yusnaidi bersama personelnya juga memantau kondisi di lapangan dan membantu warga memindahkan barang-barang dari rumah yang tergenang ke tempat lebih aman.
Kehadiran polisi di lokasi menjadi bagian dari upaya penanganan dampak banjir.
Kapolsek Bambel Iptu Yusnaidi mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Ia juga meminta masyarakat mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri melintasi jalan apabila arus air deras atau kondisi dinilai membahayakan.
Warga diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan situasi yang berpotensi mengancam keselamatan.
Di tengah genangan yang membatasi aktivitas masyarakat, kepolisian mengedepankan bantuan langsung di lapangan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu warga menghadapi kondisi banjir sekaligus meminimalkan risiko bagi pengguna jalan.
Polisi Bersama Masyarakat — Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.





















