Satu Minggu Sudah Pasca Keluarga Korban Nangkap Maling Jadi Tersangka dan DPO Ngaduk ke Gibran, Polda Sumut Belum Bersuara

REDAKSI MEDIA

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 16:23 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, 18 September 2026 — Sudah satu minggu berlalu sejak keluarga asal Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, menyampaikan pengaduan langsung kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka terkait perkara yang mereka hadapi.

Namun hingga Kamis, 18 September 2026, belum terlihat adanya pernyataan terbuka dari Polda Sumatera Utara yang secara khusus menjelaskan perkembangan atas pengaduan tersebut.

Pengaduan disampaikan keluarga saat Wapres Gibran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karo pada 11 September 2026. Keluarga mengaku sebagai korban pencurian, tetapi dalam perkembangan perkara salah seorang anggota keluarga justru ditetapkan sebagai tersangka dan sempat menjalani penahanan, sedangkan tiga anggota keluarga lainnya disebut masuk dalam DPO Polrestabes Medan. Sejumlah pemberitaan mengenai pertemuan tersebut memuat bahwa Gibran meminta persoalan itu ditelusuri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan keluarga, perkara tersebut bermula dari dugaan pencurian di toko usaha mereka di Kecamatan Pancur Batu pada 22 September 2025. Sehari setelah kejadian, keluarga mengaku berupaya mengamankan orang yang mereka duga sebagai pelaku di Hotel Kristal setelah mendapatkan arahan dan pendampingan dari personel kepolisian.

Namun, menurut keluarga, proses tersebut kemudian berkembang menjadi perkara pidana terhadap pihak keluarga sendiri.

### Wakapolda Disebut Akan Koordinasi dengan Polrestabes Medan

Dalam pertemuan dengan Wapres Gibran, Kapolda Sumut disebut tidak berada di lokasi. Wakapolda Sumut Brigjen Pol Naek Simanjuntak kemudian disebut memberikan respons dan menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan Polrestabes Medan.

Pernyataan tersebut menjadi harapan bagi keluarga yang selama ini meminta agar perkara mereka ditelusuri secara menyeluruh.

Namun, keluarga mengaku hingga kini belum menerima penjelasan resmi mengenai hasil koordinasi maupun langkah konkret yang telah dilakukan Polda Sumut setelah pengaduan tersebut disampaikan.

### Keluarga Pertanyakan Dua Laporan yang Belum Jelas

Selain persoalan penetapan tersangka dan status DPO, keluarga juga meminta kejelasan mengenai sejumlah laporan polisi yang mereka klaim belum memperoleh perkembangan sebagaimana yang mereka harapkan.

Keluarga mempertanyakan perkembangan laporan yang mereka sebut berkaitan dengan dugaan fitnah di Polrestabes Medan serta laporan dugaan penipuan di Polda Sumut.

Mereka berharap kedua laporan tersebut juga ikut ditelusuri sehingga dapat diketahui secara jelas status penanganannya.

### Menunggu Penjelasan Polda Sumut

Satu minggu setelah pengaduan kepada Wapres Gibran, keluarga kini masih menunggu penjelasan dari Polda Sumut.

Bagi keluarga, persoalan utama bukan hanya mengenai status tersangka dan DPO, tetapi juga bagaimana rangkaian peristiwa sejak dugaan pencurian, upaya mengamankan orang yang mereka duga sebagai pelaku, hingga proses hukum terhadap anggota keluarga mereka dapat dijelaskan secara terbuka.

Keluarga berharap Polda Sumut memberikan penjelasan mengenai apakah pengaduan tersebut sudah ditindaklanjuti, siapa yang menangani penelusuran, serta bagaimana perkembangan pemeriksaan terhadap perkara dan laporan-laporan yang mereka persoalkan.

Hingga berita ini diterbitkan, keterangan mengenai dugaan arahan atau pendampingan polisi saat keluarga mengamankan orang yang mereka duga sebagai pelaku masih bersumber dari keterangan keluarga dan belum menjadi kesimpulan hukum.

Ruang hak jawab dan klarifikasi terbuka bagi Polda Sumut, Polrestabes Medan, maupun pihak-pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.(*)

Berita Terkait

Sempat Menjadi Atensi Komisi III DPR RI, Kini Kasus Korban Disuruh dan Didampingi Polisi Tangkap Maling Jadi Tersangka dan DPO Polrestabes Medan Diabaikan Tanpa Sebab ??
Siapa Penunggang di Balik Kasus Korban Jadi Tersangka dan Dpo Polrestabes Medan Usai Disuruh Polisi Tangkap Maling? Arahan Wapres Gibran Minta Kapolda Telusuri Belum Terjawab ?
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 04:46 WIB

Progres Pembukaan Badan Jalan Huntara Atas Kampung Pepelah Capai 43 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:20 WIB

GPA Sultra Desak Penegakan Hukum Tambang Pasir Ilegal di Konawe, Minta Polda Sultra Dan Polres Konawe Bertindak Tegas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Kompak dan Bersinergi, Satgas TMMD dan Warga Gotong-royong Rehab Masjid dan Tempat Wudhu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Viktor Silaen Hadir Dampingi Ketua DPD Partai Golkar Sumut di Musda XI Golkar Tanjungbalai, Serukan Solidaritas Dan Konsolidasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Berita Terbaru